Mahakasih, lembutkan lidahku, lunakkan hatiku, luaskan persepsiku selalu. Jaga hamba dengan keseimbangan

— Lanny

Wed, 23rd Jul — 1 note
Masalah yang tidak dikomunikasikan/ terkomunikasikan kelak menjadi bulatan bom yang perlahan menumpuk. Kemudian suatu saat akan meledak hebat.

— Lanny

Wed, 16th Jul — 0 notes
Nak, sedang apa? Let me feel you. Bunda di sini penuh cinta.

— Lanny

Mon, 14th Jul — 0 notes
Husband to wife:
Honey, do you see me in your dreams?
Wife: no
Husband: why not?
Wife: cos I read Ayat Al Kursi before I sleep.

— (via soul-submission)

Owwhhhh… hahaha

Mon, 14th Jul — 433 notes
10 Tips for Married Brothers ↘

halal-love-stories:

1. Dress up for your wife, look clean and smell good. Just like the husband wants his wife to look nice for him, she also wants her husband to dress up for her too. Remember that the Prophet (sallallahu alayhi wasallam) would always start with Miswak when returning home and always loved the…

Mon, 14th Jul — 378 notes
Listening to Song For Kuwu by Sambasunda

Pagi ini Bandung mendung, sepertinya pundung. (pundung=ngambek) at Home C-12 – Preview it on Path.

Sun, 13th Jul — 0 notes
Listening to We Will Not Go Down (Song for Gaza) by Michael Heart

#PrayforGaza #GazaUnderAttack – Preview it on Path.

Wed, 9th Jul — 1 note
Jiaahahaha… untung udah berlalu :D – View on Path.
"Nak, ini kelakuan ayahmu saat sedang dinas jauh dari rumah. Kelak kami Ayah-Bundamu senantiasa memanggilmu dengan sebutan penuh kasih dan cinta, selalu."  *elus-elus perut lembut*
NOTE : Bikin Tradisi Ramadan Rumahan

O ya Allah sukacita sekali saya memasuki ramadan lagi, Alhamdulillah.

Tentu saja saya lebih excited menjalani ramadan tahun ini, pasalnya saya sudah menjadi istri dan calon ibu! Tepat di bulan kelima kandungan ini saya insyaAllah mampu menjalani ibadah saum sepanjang ramadan tahun ini.

Jalani ramadan di keluarga ‘sebenarnya’ (keluarga yg terdiri saya dan pasangan) berarti turut membuat tradisi ramadan sendiri kan? Wuaah saya memutar otak supaya ramadan di rumah kami agar sensaisonal, haha. Karna bagaimana pun hal tersebut kelak menjadi tradisi yang terpatri di dalam jiwa anak-anak kami.

Awalnya saya berpikir membuat hidangan istimewa menyambut ramadan. Well… hal yang lumrah dilakukan banyak orang. Tapi… mengingat ramadan kali ini jatuh di tanggal tua, apalah daya tangan tak sampai. Huehehe… tapi it’s oke karna sebenarnya ramadan sebaiknya disambut oleh jiwa hati dan pikiran yang lebih hening dan bening. Dan hidangan makanan atau duniawi sama sekali bukan tolak ukur yg bijak untuk menyambut ramadan, bukan?

Akhirnya… hanya upaya besar melapangkan hati dan berjuang untuk menahan diri agar tidak menyisakan makanan setiap kali buka dan sahur. Meski terkadang rada merasa miris melihat kesederhanaan karna belum mampu menyediakan ‘yang istimewa’ tapi hati ini tenang dan ternyata mudah mensyukurinya.

Nah, sekarang saya siap menularkan semangat ramadan ini kepada belahan jiwa saya dan anak2 kelak. Tidak selalu harus ada menu variasi saat berbuka yang berakhir menyisa dan terbuang, yang harus ada adalah rasa kesederhanaan dan penghambaan yang membesar kepada Allah Swt. serta tilawah 30 juz dituntaskan. InsyaAllah.

Mon, 30th Jun — 1 note

indrikhairatip:

shadicasper:

#BreakingStereotypes

Itu bukan “doctor” tapi “dentist” hoho *liat peralatan di belakangnyaa #koreksi

Mon, 30th Jun — 341,418 notes
Jiwa, menepilah ke daratan luas. Tinggalkan rasa duka, lupakan asa lara. Sudahi senandung luka. Samudera hati ini terlampau sempit dan miris . Maka bersabarlah dengan manis.

— Lanny

Mon, 30th Jun — 3 notes
Ah ya! – View on Path.
Haa… berbuka dengan yg manis  #hubby  #married #message #love #fasting
Thought via Path

Mood saat hamil itu sesuatu banget! – Read on Path.

Thu, 26th Jun — 1 note
Next